Home

Reviews

Products

Beli Online

Home

Reviews

Products

Beli Online

Selamat Datang di Hema Daster. Pilihan Tepat Membeli Daster Untuk Mama yang Berjiwa muda

5/5

Product Kami

Daster Ibu Menyusui

Daster V-Neck

Daster Kelelawar

Official Sosial Media Hema Daster

Official E-Commerce Shop Hema Daster

Peluang Usaha Bersama Hema
Pembelian partai besar/grosir

Daster merupakan salah satu pakaian favorit wanita Indonesia. Jenis pakaian ini kerap digunakan sebagai baju tidur atau sebagai baju rumahan. Desain daster umumnya memiliki potongan yang longgar dan dibuat tanpa lengan atau hanya lengan pendek.

Panjang daster pun bermacam-macam. Ada yang didesain dengan panjang selutuu, sebetis, hingga semata kaki. Daster sendiri biasanya terbuat dari bahan yang ringan dan adem dipakai. Material yang digunakan pun biasanya katun atau bahan batik.

Menariknya, jenis pakaian ini tidak hanya dipakai oleh wanita dari kalangan menengah ke bawah saja. Banyak perempuan dari kalangan atas juga menyukai daster sebagai pakaian sehari-hari saat berada di dalam rumah.

 

Kata daster ternyata diadaptasi dari istilah fashion Amerika Serikat (AS), yakni duster. Melansir laman Kumparan, duster sendiri merupakan jubah panjang yang dibuta dengan material ringan dengan potongan yang longgar.

Jubah tersebut mulai dikenal sejak tahun 1800-an. Biasanya, duster terbuat dari kain linen. Uniknya lagi, pakaian ini umumnya dikenakan oleh koboi sebagai pakaian luaran atau outer guna melindungi mereka dari debu serta kotoran.

Desain duster terdiri dari beberapa model, mulai dari duster berkancing, duster dengan belahan tinggi, hingga duster yang dilapisi parafin agar anti air dan berfungsi sebagai jas hujan.

Setelah itu, pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, penggunaan duster mulai merambah ke perempuan. Para perempuan pada abad tersebut mulai mengenakan duster sebagai luaran untuk mengendarai motor atau mobil terbuka.

Kemudian, pada abad ke-10, duster menjadi pakaian populer dan banyak digunakan oleh penduduk AS. Bahkan, duster muncul dalam beberapa film terkenal AS, seperti The Good, the Bad and the Ugly dan Once Upon a Time in the West.

Kisah perjalanan duster tidak hanya sampai di situ saja. Pada tahun 1950-an, duster muncul kembali dengan desain yang lebih simpel. Panjangnya pun hanya selutut. Jubah tersebut juga didesain dengan kancing depan, sehingga dapat dipakai sebagai outer untuk melindungi pakaian saat sedang memasak atau membersihkan rumah.

Kemudian pada tahun 1970-an, duster dirancang layaknya cardigan dan dihadirkan dalam panggung runaway milik merek fashion ternama, seperti Yves Saint Laurent, Pierre Cardin, Halston, dan Betsey Johnson. Dalam panggung berbintang itu, duster dipadukan dengan boots selutut dan divkenakan sebagai outer yang menutupi t-shirts dan jeans.

Nah, munculnya daster di Indonesia sendiri kurang terlalu jelas. Kendati demikian, pakaian ini laris manis dan dikenakan oleh hampir semua kalangan wanita di Tanah Air.

 

Cerita masuknya daster ke Indonesia mungkin belum diketahui jelas asal-usulnya. Namun kini, daster terus berkembang. Bukan hanya modelnya saja, namun motifnya juga. Bahkan, daster yang dulu dikenal hanya sebagai pakaian yang dikenakan oleh kalangan ibu-ibu pun berubah menjadi baju yang fashionable.

 

Perempuan muda saat ini banyak pula yang menggunakan daster sebagai pakaian sehari-hari. Berkembangnya pemakai daster ini tak lepas dari perkembangan model dan motifnya daster.

 

Melansir laman Kompas.com, ada beragam model daster kekinian yang kini membanjiri pasar, mulai dari aster berpotonfan loose panjang, daster vintage dengan aksen kerut pada bagian lengan, hingga daster tanpa lengan dengan desain minimalis.

 

Ada pula daster yang didesain dengan tali, sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh wanita yang mengenakannya. Selain itu, daster model kelelawar jangan pula dilupakan. Model daster kekinian ini dirancang dengan lengan pendek dan potongan yang longgar, sehingga memudahkan pemakainya untuk bergerak secara dinamis.

 

Satu lagi model daster kekinian yang patut dicoba, yakni sleveless. Daster ini bahkan bisa digunakan sebagai pakaian saat berada di luar rumah. Daster model sleveless didesain tanpa lengan, sehingga membuat kamu bisa ebih bebas menggerakkan anggota tubuh.

 

Tak hanya itu, daster juga dikembangkan dengan berbagai motif, mulai dari motif batik, dot, floral, striped, animal, dan berbagai motif lainnya.

 

Semua model daster kekinian tersebut cocok digunakan oleh para wanita saat beraktivitas di dalam rumah. Tak ketinggalan, desain-desain tersebut pun nyaman dikenakan, terutama saat cuaca panas.

Selain model daster yang kini nggak itu-itu aja, sekarang ada pula daster yang terbuat dari berbagai bahan. Bahkan, buat kamu ynag ingin tampak mengenakan pakaian rumah premium, ada daster yang terbuat dari kain berbahan satin.

 

Jenis kain ini selain adem dipakai, biasanya juga dirancang dengan kesan mewah dan anggun. Tak heran, kini daster dengan bahan satin banyak pula dicari oleh ibu-ibu di Indonesia. Daster berbahan satin biasanya juga diperkaya dengan aksesori seperti bordir atau renda untuk menegaskan kesan mewah dan mempercantik pemakainya.

 

Baju daster terbaru lainnya adalah daster loose panjang. Daster model ini dapat membuat pemakainya terlihat kasual. Kamu yang bekerja dari rumah atau work from home bisa mengenakan daster ini karena tidak akan terlihat seperti pakaian rumahan pada umumnya. Selain adem, tentunya, daster model loose dapat dipakai untuk keperluan online meeting.

 

Model lain yang saat ini sering dipakai adalah daster dengan kerah. Biasanya, daster dirancang dengan potongan v-neck atau melingkar pada bagian leher. Namun kali ini, kamu bisa mengenakan daster dengan kerah. Model daster ini menegaskan kesan pakaian rumahan yang kentara dan tentunya dapat dipakai sebagai baju tidur.

 

Selain digunakan sebagai pakaian rumahan, daster saat ini pun bisa dipakai sebagai outfit saat berad di luar rumah. Penasaran? Coba deh kenakan daster dengan potongan A-line. Model ini akan membuat kamu mudah bergerak, karena tidak sempit pada bagian bawah.

Seiring berjalannya waktu, daster juga berubah fungsi. Kini, daster tak hanya digunakan sebagai pakian rumahan atau pakaian tidur. Ada pula daster yang dirancang khusus baggi ibu menyusui (busui).

 

Model daster jenis ini memudahkan ibu untuk menyusui bayinya saat berada di rumah. Beberapa model daster yang didesain khusus tersebut antara lain daster model kimono. Kamu yang sudah mempunyai buah hati pasti tidak asing dengan model ini.

 

Daster model kimono sangat ramah dipakai oleh ibu menyusui karena mudah dibuka. Daster jenis ini juga dilengkapi dengan tali pada bagian pinggang sehingga memudahkan pemakainya mengencangkan atau melonggarkan pakaian saat dikenakan.

 

Selain itu, ada pula daster busui yang dirancang dengan resleting pada bagian depan dada. Model ini memudahkan pemakainya untuk cepat membuka bagian depaan pakaian saat bayi merengek meminta ASI. Selain resleting, biasanya daster busui juga dirancang dengan model kancing.

 

Nah, itu dia asal-mula daster, fungsi, hingga jenis-jenisnya. Kini daster bukan hanya sekadar pakaianrumahan yang dikenakan oleh ibu rumah tangga. Anak muda bahkan artis pun banyak yang mengenakan daster sebagai bagian dari pakaian sehari-hari mereka. Tertarik mengenakannya? .

Mengapa Memilih Hema Daster ?

Daster

Hema Daster adalah Produsen daster yang sudah berpengalaman

daster terbaru

Dalam produksi daster kami menggunakan Quality Control yang baik

Daster Terbaru

Bahan daster yang diproduksi hema adalah bahan produk dengan kualitas Grade A agar dapat digunakan untuk sehari-hari

Daster Terbaru

Selamat Datang di Hema Daster. Pilihan Tepat Membeli Daster Untuk Mama yang Berjiwa muda

Product Kami

Daster Ibu Menyusui

Daster Kelelawar

Daster V-Neck

Daster A-Line

Official Sosial Media Hema Daster

Official E-Commerce Hema Daster

Peluang Usaha Bersama Hema

Pembelian secara partai besar

Mengapa Memilih Hema Daster ?

Hema Daster adalah Produsen daster yang sudah berpengalaman
Bahan daster yang diproduksi hema adalah bahan produk dengan kualitas Grade A agar dapat digunakan untuk sehari-hari
Dalam produksi daster kami menggunakan Quality Control yang baik
Previous
Next

Daster merupakan salah satu pakaian favorit wanita Indonesia. Jenis pakaian ini kerap digunakan sebagai baju tidur atau sebagai baju rumahan. Desain daster umumnya memiliki potongan yang longgar dan dibuat tanpa lengan atau hanya lengan pendek.

Panjang daster pun bermacam-macam. Ada yang didesain dengan panjang selutuu, sebetis, hingga semata kaki. Daster sendiri biasanya terbuat dari bahan yang ringan dan adem dipakai. Material yang digunakan pun biasanya katun atau bahan batik.

Menariknya, jenis pakaian ini tidak hanya dipakai oleh wanita dari kalangan menengah ke bawah saja. Banyak perempuan dari kalangan atas juga menyukai daster sebagai pakaian sehari-hari saat berada di dalam rumah.

 

Kata daster ternyata diadaptasi dari istilah fashion Amerika Serikat (AS), yakni duster. Melansir laman Kumparan, duster sendiri merupakan jubah panjang yang dibuta dengan material ringan dengan potongan yang longgar.

Jubah tersebut mulai dikenal sejak tahun 1800-an. Biasanya, duster terbuat dari kain linen. Uniknya lagi, pakaian ini umumnya dikenakan oleh koboi sebagai pakaian luaran atau outer guna melindungi mereka dari debu serta kotoran.

Desain duster terdiri dari beberapa model, mulai dari duster berkancing, duster dengan belahan tinggi, hingga duster yang dilapisi parafin agar anti air dan berfungsi sebagai jas hujan.

Setelah itu, pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, penggunaan duster mulai merambah ke perempuan. Para perempuan pada abad tersebut mulai mengenakan duster sebagai luaran untuk mengendarai motor atau mobil terbuka.

Kemudian, pada abad ke-10, duster menjadi pakaian populer dan banyak digunakan oleh penduduk AS. Bahkan, duster muncul dalam beberapa film terkenal AS, seperti The Good, the Bad and the Ugly dan Once Upon a Time in the West.

Kisah perjalanan duster tidak hanya sampai di situ saja. Pada tahun 1950-an, duster muncul kembali dengan desain yang lebih simpel. Panjangnya pun hanya selutut. Jubah tersebut juga didesain dengan kancing depan, sehingga dapat dipakai sebagai outer untuk melindungi pakaian saat sedang memasak atau membersihkan rumah.

Kemudian pada tahun 1970-an, duster dirancang layaknya cardigan dan dihadirkan dalam panggung runaway milik merek fashion ternama, seperti Yves Saint Laurent, Pierre Cardin, Halston, dan Betsey Johnson. Dalam panggung berbintang itu, duster dipadukan dengan boots selutut dan divkenakan sebagai outer yang menutupi t-shirts dan jeans.

Nah, munculnya daster di Indonesia sendiri kurang terlalu jelas. Kendati demikian, pakaian ini laris manis dan dikenakan oleh hampir semua kalangan wanita di Tanah Air.

 

Cerita masuknya daster ke Indonesia mungkin belum diketahui jelas asal-usulnya. Namun kini, daster terus berkembang. Bukan hanya modelnya saja, namun motifnya juga. Bahkan, daster yang dulu dikenal hanya sebagai pakaian yang dikenakan oleh kalangan ibu-ibu pun berubah menjadi baju yang fashionable.

 

Perempuan muda saat ini banyak pula yang menggunakan daster sebagai pakaian sehari-hari. Berkembangnya pemakai daster ini tak lepas dari perkembangan model dan motifnya daster.

 

Melansir laman Kompas.com, ada beragam model daster kekinian yang kini membanjiri pasar, mulai dari aster berpotonfan loose panjang, daster vintage dengan aksen kerut pada bagian lengan, hingga daster tanpa lengan dengan desain minimalis.

 

Ada pula daster yang didesain dengan tali, sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran tubuh wanita yang mengenakannya. Selain itu, daster model kelelawar jangan pula dilupakan. Model daster kekinian ini dirancang dengan lengan pendek dan potongan yang longgar, sehingga memudahkan pemakainya untuk bergerak secara dinamis.

 

Satu lagi model daster kekinian yang patut dicoba, yakni sleveless. Daster ini bahkan bisa digunakan sebagai pakaian saat berada di luar rumah. Daster model sleveless didesain tanpa lengan, sehingga membuat kamu bisa ebih bebas menggerakkan anggota tubuh.

 

Tak hanya itu, daster juga dikembangkan dengan berbagai motif, mulai dari motif batik, dot, floral, striped, animal, dan berbagai motif lainnya.

 

Semua model daster kekinian tersebut cocok digunakan oleh para wanita saat beraktivitas di dalam rumah. Tak ketinggalan, desain-desain tersebut pun nyaman dikenakan, terutama saat cuaca panas.

Selain model daster yang kini nggak itu-itu aja, sekarang ada pula daster yang terbuat dari berbagai bahan. Bahkan, buat kamu ynag ingin tampak mengenakan pakaian rumah premium, ada daster yang terbuat dari kain berbahan satin.

 

Jenis kain ini selain adem dipakai, biasanya juga dirancang dengan kesan mewah dan anggun. Tak heran, kini daster dengan bahan satin banyak pula dicari oleh ibu-ibu di Indonesia. Daster berbahan satin biasanya juga diperkaya dengan aksesori seperti bordir atau renda untuk menegaskan kesan mewah dan mempercantik pemakainya.

 

Baju daster terbaru lainnya adalah daster loose panjang. Daster model ini dapat membuat pemakainya terlihat kasual. Kamu yang bekerja dari rumah atau work from home bisa mengenakan daster ini karena tidak akan terlihat seperti pakaian rumahan pada umumnya. Selain adem, tentunya, daster model loose dapat dipakai untuk keperluan online meeting.

 

Model lain yang saat ini sering dipakai adalah daster dengan kerah. Biasanya, daster dirancang dengan potongan v-neck atau melingkar pada bagian leher. Namun kali ini, kamu bisa mengenakan daster dengan kerah. Model daster ini menegaskan kesan pakaian rumahan yang kentara dan tentunya dapat dipakai sebagai baju tidur.

 

Selain digunakan sebagai pakaian rumahan, daster saat ini pun bisa dipakai sebagai outfit saat berad di luar rumah. Penasaran? Coba deh kenakan daster dengan potongan A-line. Model ini akan membuat kamu mudah bergerak, karena tidak sempit pada bagian bawah.

Seiring berjalannya waktu, daster juga berubah fungsi. Kini, daster tak hanya digunakan sebagai pakian rumahan atau pakaian tidur. Ada pula daster yang dirancang khusus baggi ibu menyusui (busui).

 

Model daster jenis ini memudahkan ibu untuk menyusui bayinya saat berada di rumah. Beberapa model daster yang didesain khusus tersebut antara lain daster model kimono. Kamu yang sudah mempunyai buah hati pasti tidak asing dengan model ini.

 

Daster model kimono sangat ramah dipakai oleh ibu menyusui karena mudah dibuka. Daster jenis ini juga dilengkapi dengan tali pada bagian pinggang sehingga memudahkan pemakainya mengencangkan atau melonggarkan pakaian saat dikenakan.

 

Selain itu, ada pula daster busui yang dirancang dengan resleting pada bagian depan dada. Model ini memudahkan pemakainya untuk cepat membuka bagian depaan pakaian saat bayi merengek meminta ASI. Selain resleting, biasanya daster busui juga dirancang dengan model kancing.

 

Nah, itu dia asal-mula daster, fungsi, hingga jenis-jenisnya. Kini daster bukan hanya sekadar pakaianrumahan yang dikenakan oleh ibu rumah tangga. Anak muda bahkan artis pun banyak yang mengenakan daster sebagai bagian dari pakaian sehari-hari mereka. Tertarik mengenakannya?